Riwayat Kartini

Kartini merupakan keturunan ningrat. Sebelumnya ayahnya hanya seorang wedana di Mayong. Ibunya hanya keturunan seorang guru agama di Jepara. Peraturan Kolonial saat itu mengharuskan seorang bupati untuk beristrikan bangsawan. Karena itu, ayah Kartini pun menikah lagi dengan seorang perempuan keturunan Raja Madura. Dan diangkatlah ayah Kartini menjadi seorang bupati.

Kartini bersekolah di Europese Lagere School hingga umur 12 tahun. Berikutnya ia tidak bisa melanjutkan sekolah karena peraturan Jawa yang mengharuskan perempuan dipingit untuk dinikahkan dengan laki-laki yang tidak dikenal.

Pada masa itu, selain tidak dapat bersekolah. Perempuan juga harus rela dimadu oleh laki-laki. Menyedihkan..

Walau sudah tidak dapat bersekolah, Kartini yang cerdas tetap membaca bermacam karya sastra dan menulis surat kepada sahabat penanya di Belanda.

Kartini menikah di umur 23 tahun dengan seorang bupati Rembang yang sudah pernah memiliki tiga istri. Berkat kebaikan suaminya, Kartini diperbolehkan membangun sekolah wanita di kompleks kantor kabupaten Rembang.

Setahun setelah mempunyai seorang anak, Kartini meninggal dunia di usianya yang baru menginjak 25 tahun.

Sekolah yang ia bangun pun kemudian dikembangkan dan dilanjutkan dengan nama Yayasan Kartini.

Comments

Profil R.A Kartini

Nama : Raden Ajeng Kartini
Tempat lahir : Jepara, Jawa Tengah
Tanggal lahir : 21 April 1879
Tempat wafat : Rembang, Jawa Tengah
Tanggal wafat : 17 September 1904

Kartini merupakan tokoh dan Pahlawan Nasional Indonesia. Walaupun ia merupakan turunan bangsawan, namun sebagai anak perempuan Jawa, setelah berumur 12 tahun ia harus dipingit. Dunia perempuan hanya sebatas di rumah, tidak bersekolah, rela dinikahkan pada siapa saja dan dimadu.

Betapa Kartini ingin memajukan derajat perempuan saat itu. Ia yang pernah memiliki kesempatan belajar bahasa Belanda, sering kali mengirimkan surat kepada sahabat penanya di Belanda. Dalam suratnya ia mencurahkan semua keinginan dan harapan untuk perempuan di Indonesia. Dimana perempuan Indonesia memiliki hak yang sama untuk dapat bersekolah setinggi-tingginya dan menentukan cita-citanya.

Comments

Perempuan Sekarang

Kebebasan dan pemerataan emansipasi saat ini membuat perempuan Indonesia dapat melenggang maju meraih cita dan masa depannya.

Banyak perempuan kini bisa sekolah tinggi sama seperti laki-laki hingga ke negeri Cina. Ini berbeda dengan masa Kartini dulu yang tidak bisa sekolah dan harus dipingit.

Kini kita dapat menemui dokter, pilot hingga petugas pemadam kebakaran perempuan. Ini semua tak lepas dari pengaruh perjuangan Kartini yang walaupun tidak mengangkat senjata namun patut kita hormati sebagai pahlawan Nasional Indonesia yang mengangkat harkat dan derajat kaum perempuan.

Comments

Fariana Dewi

Seorang perempuan bernama Fariana Dewi, seorang pilot helikopter satu-satunya di TNI-AU Indonesia. Dengan kegigihan dan semangat juangnya dalam menghadapi berbagai ujian dan tes hingga ia dinyatakan lulus menjadi pilot. Dan pilihannya jatuh untuk menjadi pilot helikopter.

Inilah salah satu hasil jerih payah Kartini dalam memperjuangkan emansipasi kaum perempuan.

Comments

perdana

siap-siap ikutan lomba pabanyak-banyak kirim blog.. :)

Ayo ngBlog bareng Generasi Kartini!!

Comments

Halo dunia!

Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!

Comments (2)